Showing posts with label Ramadhan. Show all posts
Showing posts with label Ramadhan. Show all posts

Tuesday, August 2, 2011

2 Ramadhan 1432: Tips Kesihatan

Menjaga kesihatan agar cergas dan cerdas adalah penting dalam mengharungi puasa hampir 14 jam setiap hari. Dr. Zulkifli Yusof, doktor pakar di Hospital Sultanah Bahiyyah mengariskan beberapa tips kesihatan untuk kita praktiskan didalam bulan Ramadhan ini:

  1. Lewatkan Sahur: Kajian membuktikan bahawa sarapan (makan pagi) adalah cukup penting bagi kesihatan tubuh badan. Ini terutama kepada kanak-kanak yang berpuasa kerana penggunaan tenaga yang banyak.
  2. Banyakkan Meminum Air: Puasa tidak memberi peluang kepada kita meminum air pada siang hari, namun kita hendaklah meminum air sekurang-kurangnya tujuh gelas setiap hari. Air kosong adalah cukup baik untuk tubuh badan. Tidak perlu air sirap ataupun air berkabonat. Amalkan meminum air kosong.
  3. Bersegera Berbuka Puasa: Berbuka puasa dengan rotob (kurma "fresh") adalah yang terbaik. Jika tiada rotob, maka tamar (kuma kering) adalah pengganti. Rasulullah SAW juga ada bersabda mengenai berbuka dengan kurma. Kurma adalah makanan ideal yang mempunyai tinggi serat dan rendah lemak. Juga, takkala badan memerlukan tenaga, kurma mempunyai "simple glucose" yang dapat diurai menjadi tenaga dengan cepat tanpa memerlukan tenaga dari badan untuk memprosesnya. Makanan lain yang mempunyai kabohaidrat yang kompleks (nasi, ayam, daging) memerlukan tenaga dari badan untuk memprosesnya. Kita perlu tenaga untuk aktiviti tarawikh, oleh itu kurma cukup ideal sebagai makanan berbuka puasa.
  4. Tiada "qada" dalam jumlah makan: Berbuka puasa seperti makan seperti waktu makan biasa. Berpuasa bukanlah sebab untuk menggandakan jumlah makanan yang diambil memandangkan kita tidak makan tengahari. Jumlah makanan yang diambil sederhana jumlahnya akan mengurangkan penggunaan tenaga untuk mencerna makanan. Ini memberi lebih tenaga untuk kita solat tarawikh.
  5. Elakkan Buffet Ramadhan: Buffet ramadhan mahal, menjurus kepada makan berlebihan dan membawa kepada pembaziran. This is a lost-lost proposition.
  6. Kurangkan/Elakkan Minuman Berkefein: Minuman berkeifein seperti teh dan kopi akan membuka ruang di kerongkong. Ini membolehkan asid bergerak ke atas. Ia boleh membawa masalah kepada kesihatan.
  7. Banyakkan Makan Buah: Banyakkan memakan buah-buahan terutama yang mempunyai serat yang tinggi. Serat yang tinggi akan mengenyangkan perut.
  8. Jangan Tidur Selepas Makan: Tidur hanya selepas 1-2 jam selepas makan. Makanan perlu dicerna dengan baik sebelum kita rehat.
  9. Jangan Tidur Siang: Jangan tidur diwaktu siang kecuali sebentar sebelum masuk waktu zuhur. Banyakkan amal ibadah di bulan Ramadhan ini.
Semuga kita diberi kesihatan yang baik untuk "pulun" pahala di bulan ramadhan ini.

Sunday, August 15, 2010

Tazkirah Ramadhan: Khutbah Rasulullah SAW Menyambut Datangnya Ramadhan


“Wahai manusia! Sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah rahmat dan maghfirah. Bulan yang paling mulia disisi Allah. Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama. Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama. Jam demi jamnya adalah jam-jam yang paling utama. 
Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakan oleh-NYA. Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan doa-doamu diijabah. Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan shiyam dan membaca Kitab-Nya.

Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu di hari kiamat. Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin. Muliakanlah orang tuamu, sayangilah yang muda, sambungkanlah tali persaudaraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarnya. Kasihilah anak-anak yatim, niscaya dikasihi manusia anak-anak yatimmu. 
Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa pada waktu shalatmu karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah Azza wa Jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih; Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya dan mengabulkan doa mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya.

Wahai manusia! Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istighfar. Punggung-punggungmu berat karena beban (dosa) mu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu.

Ketahuilah! Allah ta’ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan mengazab orang-orang yang shalat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan Rabb al-alamin.

Wahai manusia! Barang siapa di antaramu memberi buka kepada orang-orang mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan dia diberi ampunan atas dosa-dosa yang lalu. (Sahabat-sahabat lain bertanya: “Ya Rasulullah! Tidaklah kami semua mampu berbuat demikian.”

Rasulullah meneruskan: “Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan sebiji kurma. Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan seteguk air.”

Wahai manusia! Siapa yang membaguskan akhlaknya di bulan ini ia akan berhasil melewati sirathol mustaqim pada hari ketika kai-kaki tergelincir. Siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (pegawai atau pembantu) di bulan ini, Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari kiamat. Barangsiapa menahan kejelekannya di bulan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa memuliakan anak yatim di bulan ini, Allah akan memuliakanya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa menyambungkan tali persaudaraan (silaturahmi) di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa melakukan shalat sunat di bulan ini, Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka. Barangsiapa melakukan shalat fardu baginya ganjaran seperti melakukan 70 shalat fardu di bulan lain. Barangsiapa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan. Barangsiapa di bulan ini membaca satu ayat Al-Quran, ganjarannya sama seperti mengkhatam Al-Quran pada bulan-bulan yang lain.

Wahai manusia! Sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak pernah menutupkannya bagimu. Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu. Setan-setan terbelenggu, maka mintalah agar ia tak lagi pernah menguasaimu. Amirul mukminin k.w. berkata: “Aku berdiri dan berkata: “Ya Rasulullah! Apa amal yang paling utama di bulan ini?” Jawab Nabi: “Ya Abal Hasan! Amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah”.

Wahai manusia! sesungguhnya kamu akan dinaungi oleh bulan yang senantiasa besar lagi penuh keberkahan, yaitu bulan yang di dalamnya ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan; bulan yang Allah telah menjadikan puasanya suatu fardhu, dan qiyam di malam harinya suatu tathawwu’.”

“Barangsiapa mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu pekerjaan kebajikan di dalamnya, samalah dia dengan orang yang menunaikan suatu fardhu di dalam bulan yang lain.”
“Ramadhan itu adalah bulan sabar, sedangkan sabar itu adalah pahalanya surga. Ramadhan itu adalah bulan memberi pertolongan ( syahrul muwasah ) dan bulan Allah memberikan rizqi kepada mukmin di dalamnya.”

“Barangsiapa memberikan makanan berbuka seseorang yang berpuasa, adalah yang demikian itu merupakan pengampunan bagi dosanya dan kemerdekaan dirinya dari neraka. Orang yang memberikan makanan itu memperoleh pahala seperti orang yang berpuasa tanpa sedikitpun berkurang.”

Para sahabat berkata, “Ya Rasulullah, tidaklah semua kami memiliki makanan berbuka puasa untuk orang lain yang berpuasa. Maka bersabdalah Rasulullah saw, “Allah memberikan pahala kepada orang yang memberi sebutir kurma, atau seteguk air, atau sehirup susu.”

“Dialah bulan yang permulaannya rahmat, pertengahannya ampunan dan akhirnya pembebasan dari neraka. Barangsiapa meringankan beban dari budak sahaya (termasuk di sini para pembantu rumah) niscaya Allah mengampuni dosanya dan memerdekakannya dari neraka.”

“Oleh karena itu banyakkanlah yang empat perkara di bulan Ramadhan; dua perkara untuk mendatangkan keridhaan Tuhanmu, dan dua perkara lagi kamu sangat menghajatinya.”
“Dua perkara yang pertama ialah mengakui dengan sesungguhnya bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan mohon ampun kepada-Nya . Dua perkara yang kamu sangat memerlukannya ialah mohon surga dan perlindungan dari neraka.”

“Barangsiapa memberi minum kepada orang yang berbuka puasa, niscaya Allah memberi minum kepadanya dari air kolam-Ku dengan suatu minuman yang dia tidak merasakan haus lagi sesudahnya, sehingga dia masuk ke dalam surga.” (HR. Ibnu Huzaimah)
Sumber: http://syabab.com


Friday, August 13, 2010

Tazkirah Ramadhan: Jom Pi Shopping!

Apabila sahaja masuk bulan Ramadhan, kita akan "dilambakkan" dengan bazar-bazar Ramadhan, promosi jualan murah, promosi big discount dan perbagai lagi strategi serta teknik untuk menambat hati pengguna-pengguna. Pada waktu yang sama, permintaan pakaian, barangan elektrik, perkakas rumah, hinggalah ke nasi kerabu, ayam panggang dan lain-lain lagi. Pada setiap petang, kita dapat lihat setiap bazar Ramadhan akan penuh dikunjungi. Inilah yang dikatakan rezeki Ramadhan bagi peniaga-peniaga.

Tapi yang hendak kita bicara hari ini bukanlah jom pi shopping kat bazar-bazar atau kat shopping mall. Hari ni, kita nak ajak hati-hati kita untuk "shopping" ibadah dalam bulan Ramadhan ini. Allah menjanjikan ganjaran yang berganda untuk ibadah yang sama. Tawaran ini hanya sah dari 1 Ramadhan - 30 Ramadhan. Kita ada 30 hari saja untuk rebut. Dan yang istimewanya, tidak ada syarat "hingga stok habis (while stock last)". Inventori ibadah cukup untuk setiap orang pada setiap hari. Tak perlu risau yang kehabisan saiz, warna atau design. Apa yang perlu hanyalah kemahuan untuk ber"shopping" ibadah dalam bulan yang penuh dengan kemurahannya. Sebab tu lah, selalu orang kata Ramadhan Kareem!


Apakah yang ada untuk kita shopping? Allah menyediakan menu yang tak mungkin kita tolak:
  • Berpuasa dengan sempurna: bukan sahaja berlapar dahaga tetapi berpuasa nafsu dan pancaindera
  • Solat tarawikh: dengan kesihatan yang ada, boleh tak kita buat lebih dari 8 rakaat?
  • Solat-solat sunat: buatlah solat sunat sebelum dan selapas solat wajib
  • Mendirikan malam dengan beribadah pada Allah: bulan lepas kita dah "warm-up" bangun malam tengok bola world cup. Inilah masanya untuk menggunakan skill bangun malam tersebut.
  • Infaq: InsyaAllah, kita tidak akan jatuh miskin dengan infaq. Kalau sebelum ini kita bagi yang warna merah, boleh tak kali ini kita cuba bagi yang warna biru atau yang warna ungu. Infaq perlu praktis. Kalau dah biasa bagi yang warna ungu, untuk keluar yang warna lain, pasti tak rasa berat.
  • Beri makan orang yang berpuasa: ini besar ganjarannya. Bukan susah pun, bila masak untuk berbuka, masaklah lebih sikit. Boleh beri pada jiran-jiran. Kalau ada yang mampu, boleh sponsor buka puasa untuk orang-orang susah, anak-anak yatim. Dunia tanpa sempadan hari ini telah memberi ruang untuk kita memberi pada saudara-saudara kita di kemboja, afghanistan, palestine, indonesia, selatan filipina dan lain-lain negara. kita hanya perlu pilih dan beri.
  • Baca Al-Quran: Ini mudah sangat hari ni. Ada MP3, ada smart phone yang boleh download perisian Al-Quran. Al-Quran sekarang ini pun ada saiz poket. Tidak ada alasan susah nak bawak Al-Quran yang besar. Mari baca satu juzuk satu hari. Nak dapat Satu juzuk satu hari senang je. Baca 4 muka surat setiap selepas solat, insya-allah cukup 5 waktu, kita dapat satu juzuk.

Menu diatas, boleh terus ditambah mengikut citarasa dengan adanya kemahuan serta tarikan untuk melakukan lebih lagi. Selalunya, nak shopping sorang-sorang ni, kurang seronok. Ajaklah kawan-kawan sama shopping ibadah dalam bulan ni. Bolehlah berkongsi pengalaman dan saling bersaing secara baik. Seekor kambing di gurun, sudah pasti akan menjadi habuan serigala. Tetapi jika sekumpulan kambing di gurun tidak mudah menjadi mangsa serigala.

Kalau kita pi shopping di shopping mall atau dibazar Ramadhan, wallet kita mesti kempis selepas shopping atau bawak balik hutang kad kredit. Tetapi ber"shopping" pada jalan Allah, insya-Allah ganjaranya syurga!!

Wednesday, August 11, 2010

Tazkirah Ramadhan: Jom Pasang Azam!!

Masjid Abu Bakr - Johor DT
Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar. Alhamdulillah pada saat ini kita masih dipinjamkan oleh Allah SWT akan hayat kita untuk kita bertemu dengan bulan yang penuh dengan rahmat ini. Alhamdulillah, Allah SWT telah makhbulkan doa kita pada akhir Ramadhan yang lalu untuk kita dipertemukan dengan Ramadhan pada tahun ini.

Kami berdoa pada mu Ya Allah, Tuhan yang Maha Pengasih lagi Penyanyang, Tuhan yang menjanjikan doa-doa akan dimakhbulkan, berilah kepada kami semua kesihatan yang baik untuk beribadah kepada Mu di bulan Ramadhan ini, berilah kepada kami kekuatan untuk beristiqamah dalam ibadah kami kepada Mu, berilah kemanisan serta keseronokan ibadah kami kepada Mu, bantulah kami Ya Allah untuk mencapai tahap ibadah yang lebih baik dari Ramadhan yang lepas. Ya Allah ketemukan kami akan malam lailatu-qadr pada tahun ini Ya Allah. Amin.
  • Insya-Allah, marilah kita sama-sama berazam:
  • Meninggalkan aktiviti-aktiviti yang lalai (lagho) dan tidak membawa kebaikan
  • Menunaikan solat berjemaah
  • Tidak meninggalkan solat tarawikh setiap malam. Sedaya upaya kita bersolat jemaah di masjid/surau
  • Menjaga kesempurnaan puasa
  • Membaca Al-Quran setiap hari dan menghabiskan 30 juzuk Al-Quran dalam bulan Ramadhan
  • Memberi zakat/sedekah pada bulan ini
  • Mendirikan malam (qiam) pada 10 malam terakhir Ramadhan
  • Solat 5 Waktu pada awal waktu
  • Memberi makan untuk orang yang berpuasa (sedekah makanan di surau, jiran dll)
  • Tidak membazir dalam menyediakan juadah berbuka puasa (menahan nafsu semasa di pasar Ramadhan)
  • Mengajak rakan-rakan/sanak saudara/ahli keluarga melakukan kebaikan di bulan Ramadhan

Selepas berazam, marilah kita sama-sama berusaha untuk memenuhi azam ini dalam tempoh 30 hari dari hari ni. Jadikan ianya matlamat bulan Ramadhan tahun ini.
Selamat berpuasa & beribadat dalam bulan yang pada awalnya rahmat, pertengahannya keampuan dan diakhirnya perlepasan dari api neraka.

Thursday, June 24, 2010

Dah siap nak berperang...?

"Dah bulan Rejab nih..." begitulah ucapan seorang ibu bila anaknya berbual pada pagi tadi. Ingatan yang pendek ini membawa kepada maksud:
  • dah mulakah berjinak-jinak untuk berpuasa agar bila tiba Ramadhan nanti tidaklah matu kuyu dan badan lesu sebab baru nak berpuasa?
  • dah habiskah segala hutang-hutang puasa (jika ada)?
  • dah mulakah untuk bangun malam agar tidak liat untuk mendirikan malam sepanjang Ramadhan nanti. Andainya dapat mendirikan malam pada setiap Ramadhan, sudah tentunya tidak terlepas malam yang lebih baik dari 1000 malam?
  • dah mulakah meningkatkan komitmen kita pada Al-Quran agar bila tiba Ramadhan nanti tidak kekok untuk cuba khatam dalam tempoh 30 hari?
Kedatangan bulan Rejab selalunya menandakan "prelude" kepada kedatangan bulan Ramadhan. Kalau selalunya ramai daripada kita tak ingatpun bulan Islam, namun Rejab dan Syaaban akan membuat kita sedar akan kehadiran bulan yang penuh dengan, rahmat, berkat dan keampunan ini. Andainya pada akhir Ramadhan 1430 yang lalu kita menangis akan pemergiannya dan berdoa agar dipanjangkan umur dan dikurniakan tubuh badan yang sihat untuk berjumpa lagi dengan Ramadhan 1431, maka kita semakin hampir untuk melihat yang doa' kita dimakhbulkan Allah SWT.

Banyak tulisan-tulisan yang memaparkan kelebihan bulan Rejab dan Syaaban dalam meningkatkan amal ibadah kepada Allah SWT. Tak lain tak bukan adalah untuk menyuntik motivasi diri agar terus komited untuk memperhambakan diri kepada Allah SWT.

Marilah kita bersama-sama mempersiapkan diri dalam menghadapi peperangan hawa nafsu dalam bulan Ramadhan nanti, Insya-Allah. Setiap peperangan memerlukan persiapan. Ayuhlah persiapkan diri dengan persiadiakan mental, fizikal dan sokongan. Inilah masanya untuk kita bermuhasabah atas prestasi kita pada Ramadhan yang lalu dan mengambil langkah-langkah awal agar prestasi kita dalam mengharungi peperangan hawa nafsu mencapai kejayaan, Insya-Allah.